ManggaraiTimur, MC- Pagi yang Tak Biasa di Danau Rana Mese. Waktu baru menunjukkan pukul 07.30 Wita. Beberapa pegawai BKSPSDM Manggarai Timur, nampak sibuk menyiapkan perlengkapan acara pemberhentian dan pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur tahun 2019, di Rana Mese, Jumat (13/12/2019).

Kepala BKPSDM, Yustina Ngidu, baru saja mendapat konfirmasi dari Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, bahwa acara pelantikan dilangsungkan ditepi danau Rana Mese. Sontak acara yang seyogyanya dilaksanakan dalam gedung fasilitas milik KSDA Ruteng, segera dipindahkan ke tepi danau Rana Mese, sesuai arahan Agas Andreas.

Hawa dingin seolah memeluk tubuh para panitia, pejabat serta kerabat yang hadir sejak pagi hari. Permukaan air danau bak cermin raksasa, memantulkan gambar beragam pohon tanpa cela. Sesekali, terdengar suara burung, diantara bunyi derit derit ranting pohon besar berusia ratusan tahun. Wajah para pengunjung terlihat sangat gembira. Beberapa diantaranya, nampak sibuk mencari spot bagus untuk berselfie ria.

Dibawah kepemimpinan Yustinu Ngidu, BKPSDM Kabupaten Manggarai Timur, untuk pertama kalinya menyelenggarakan acara pelantikan diluar pusat pemerintahan. Dan diakhir tahun 2019, danau Rana Mese menjadi lokasi pertama dalam sejarah, yang digunakan sebagai acara resmi pemerintah. Sesuatu yang tidak biasa, sekaligus memberi aksentuasi baru dalam kultur birokrasi di Kabupaten Manggarai Timur.

Sekitar pukul 11.30 Wita acara pelantikan pun usai. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh seluruh rombongan untuk mengabadikan moment ditepi danau Rana Mese. Kepala desa dari beberapa wilayah disekitar kawasan danau Rana Mese, juga memanfaatkan kesempatan ini untuk bercakap cakap dengan ketua Tim Penggerak PKK Tingkat Kabupaten, Theresia Wisang dan para pimpinan OPD lainnya, untuk bercerita gebrakan yang dilakukan didesanya masing masing.

Seluruh rombongan yang hadirpun, menuju tempat acara makan siang disalah satu pendopo bangunan kantor TWA Ruteng. Beragam makanan lokal menjadi sajian yang istimewa. Gelak tawa seusai santap siang, kian menambah keakraban siang itu. Sesekali anggota rombongan ikut mengomentari joke Agas Andreas. Suasana ganda (bercakap cakap) khas Manggarai, menjadi keakraban tanpa jarak, sekaligus hiburan hingga pukul 15.00 Wita.

Inspirasi Kepemimpinan dari Danau Rana Mese

Kepada 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Agas Andreas menyampaikan kegiatan pelantikan di danau Rana Mese sebagai langkah kecil pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, untuk mempromosikan potensi pariwisata di Kabupaten Manggarai Timur.

“ Saya yakin, pasti banyak diantara kita yang hadir saat ini, baru pertama kali mengunjungi danau Rana Mese. Saya berharap, agar semangat yang sama, juga bisa dilakukan di OPD yang saudara pimpin. Sekecil apapun langkah kita untuk memajukan daerah, itu sangat berarti “, ujar Agas Andreas. Undangan yang hadir nampak tersenyum dan mengangguk kecil. Keluarga dan kerabat dari para pejabat yang turut hadir, mengaku baru pertama kalinya berkunjung ke Taman Wisata Alam Rana Mese.

Dalam sambutannya, Agas Andreas menyampaikan pesan moral yang terinsipirasi dari danau Rana Mese. Pertama, pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) harus memiliki karakteristik yang tenang dalam menjaga iklim kerja, sekaligus merespons berbagai dinamika pembangunan.

Zaman yang kian dinamis saat ini, memang menjadi tantangan birokrasi untuk mampu beradapatasi dengan berbagai tuntutan perubahan, sekaligus mampu mengambil langkah inovatif yang strategis.                 “ Saat ini adalah rezimnya Keputusan dan langkah yang benar, hanya bisa dilakukan oleh bapak bapak sekalian, ketika bersikap tenang “, ujar Agas Andreas.

Kedua. Pimpinan OPD harus memiliki kedalaman berpikir dan bertindak. Agas Andreas berharap, setiap keputusan dan langkah yang ditempuh harus menggunakan pendekatan yang holistik. “ Seperti danau Rana Mese yang dalam, terdapat banyak kekayaan alam yang bisa menghidupi makhluk hidup. Disetiap OPD juga demikian. Optimalkan kekayaan SDM adik adik kita, untuk meningkatkan kualitas pelayanan OPD kepada masyarakat “, kata Agas Andreas.

Belajar dari alam. Menjadi cara Agas Andreas, untuk membangun karakter kepemimpinan yang insklusif di Kabupaten Manggarai Timur. Kualitas dan seni kepemimpinan menjadi perhatian Agas Andreas, kepada para Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik.

Mengoptimalkan SDM OPD dan Kemampuan menggali potensi sektoral, tentu membutuhkan iklim kerja yang kondusif, sehingga merangsang kreativitas, inovasi dan produktivitas OPD. Hal lainnya adalah, optimalisasi pembangunan pada setiap sektor dapat berjalan sesuai target, sehingga berdampak pada peningkatan pelayanan dan peningkatan pertumbuhan pembangunan di Kabupaten Manggarai Timur.

Kepada Yustina Ngidu, Kepala BKPSDM Kabupaten Manggarai Timur, Agas Andreas telah menitipkan pesan untuk menyiapkan acara pelantikan eselon III dan IV pada tahun 2020, untuk digelar di Pota, Kecamatan Sambi Rampas, ketika Teratai Rana Tonjong berbunga.

Agenda ini diharapkan, mampu membangun perhatian dan menggerakan kesadaran berbagai pihak, untuk mempromosikan keindahan bunga Teratai Rana Tonjong, sebagai salah satu destinasi wisata andalan yang berada di Utara Kabupaten Manggarai Timur.

Meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan menikmati keindahan bunga Teratai Rana Tonjong secara langsung, tentu menjadi pola promosi yang menarik, sekaligus menjadi kesempatan untuk saling belajar mengenal kekayaan alam dan budaya di Kabupaten Manggarai Timur.

Melayani dan Mensejahterahkan

Potensi daerah, SDM dan birokrasi, menjadi rangkaian aset pembangunan yang saat ini sedang dirajut Agas Andreas, dengan spiritulitas Seber (Rajin), yang menjadi terminologi pembangunan di Kabupaten Manggarai Timur, sebagai Sejahtera, Berdaya dan Berbudaya.

OIptimalisasi aset pembangunan di Kabupaten Manggarai Timur, tentu tak bisa lepas dari seni kepemimpinan para pimpinan OPD, yang saat ini dituntut untuk mampu berpikir dan bertindak inovatif dalam pembangunan.

Sejak dulu kekayaan ekologis kawasan danau Rana Mese, telah menjadi sumber kehidupan masyarakat Manggarai di Kabupaten Manggarai Timur, terutama diwilayah kecamatan Rana Mese dan Borong. Sumber air yang tak pernah berhenti mengalir, telah merawat banyak kehidupan dan harapan.

Pesona dan daya danau Rana Mese inilah, yang ingin diwariskan Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, agar setiap pimpinan OPD terlantik, memiliki kemampuan melayani kesejahteraan masyarakat Manggarai di Kabupaten Manggarai Timur.

Melemahnya ekonomi nasional akibat dipicu ekonomi global, tentu menjadi tantangan yang juga terasa hingga Kabupaten Manggarai Timur. Walaupun demikian, pasrah dengan keadaan ataupun berdiam diri, bukanlah pilihan. Optimalisasi aset di Kabupaten Manggarai, murni menjadi misi utama.

Membangun keseimbangan antara tantangan dan potensi tentu bukan perkara mudah yang harus dimainkan seorang pemimpin. Seperti danau Rana Mese yang senantiasa memelihara keseimbangannya, demi kehidupan dan harapan orang banyak.

Danau Rana Mese, saat ini menjadi pilihan terbaik bagi pembaca, yang ingin menghindari “ kebisingan hidup “ dan mencari inspirasi dari alam. Mengunjungi kawasan danau Rana Mese, adalah cara paling ampuh memulihkan jiwa dan memelihara antusiasme kehidupan.

( ManggaraiTimur/MC/ Patrys Anggo)


We have Android App!

Install Manggarai Timur App for better Browsing

Download

JDIH Manggarai Timur

Berita Lainnya :

NEWSLETTER

Please enable the javascript to submit this form

LOKASI KAMI :