Pada Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menetapkan target investasi sebesar Rp87 miliar. Hingga akhir tahun, realisasi investasi mencapai Rp98 miliar atau melampaui target yang telah ditetapkan. Capaian tersebut menunjukkan adanya aktivitas investasi yang tetap berjalan dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi
daerah.
Meskipun realisasi investasi telah melampaui target, sumber utama investasi pada tahun
2025 masih didominasi oleh investor lokal yang berada di Kabupaten Manggarai Timur. Sementara itu, kontribusi investor Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal
Dalam Negeri (PMDN) dari luar daerah masih relatif minim, padahal sasaran utama pemerintah
daerah adalah mendorong masuknya investasi dari investor luar untuk memperkuat kapasitas ekonomi daerah dan membuka peluang usaha yang lebih luas.
Beberapa faktor yang mendukung perkembangan investasi di Kabupaten Manggarai Timur adalah daerah ini memiliki potensi sumber daya alam yang cukup memadai, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, maupun pariwisata. Selain itu, masih terbatasnya jumlah investor dari luar daerah menunjukkan bahwa peluang investasi di Manggarai Timur
masih terbuka luas dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut oleh investor baru.
Disisi lain, terdapat sejumlah faktor yang masih menjadi hambatan dalam menarik investasi, khususnya dari investor PMA dan PMDN. Daya beli masyarakat yang relatif rendah menyebabkan pasar lokal belum berkembang secara optimal. Selain itu, akses transportasi dan komunikasi di beberapa wilayah masih terbatas sehingga memengaruhi kelancaran distribusi barang, mobilitas dan konektivitas usaha. Kondisi ekonomi yang belum stabil juga menjadi pertimbangan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi di daerah.
