
Mangarai Timur –MC. Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, S.S. membuka kegiatan Peringatan Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 Cabang Manggarai Timur yang berlangsung di aula Kevikepan Borong, Rabu (24/6/2026).
Tujuh Puluh Lima Tahun (75 Tahun) bukanlah perjalanan yang singkat. Sejak didirikan pada tanggal 24 Juni 1951, IBI telah menjadi Bagian Penting dalam sejarah Pembangunan kesehatan bangsa Indonesia. Selama puluhan tahun , para Bidan telah hadir di tengah masyarakat mendampingi perempuan, membantu proses kelahiran, memberikan edukasi kesehatan, serta menjadi penjaga harapan bagi keluarga Indonesia.
Selama 75 tahun para Bidan telah menjadi bagian pelayanan hidup jutaan perempuan Indonesia. Nama kamu (bidan Indonesia) tidak akan tertulis di buku sejarah, wajahmu tidak pernah muncul di layar televisi, namun senyum seorang ibu yang berhasil melewati persalinan dengan selamat, tangisan pertama seorang bayi yang lahir sehat serta pelukan bahagia sebuah keluarga adalah penghargaan yang tak ternilai.

Momen HUT yang mengusung tema “ Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan; Bidan Indonesia Garda Terdepan mengawal kesehatan Perempuan dan Keluarga”.
Organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Manggarai Timur yang beranggotakan 1.064 (seribu enam puluh empat ) orang terus berkomitmen melayani masyarakat dengan ilmu, kasih sayang dan hati. Karena setiap ibu yang terselamatkan adalah harapan bangsa, setiap bayi lahir selamat adalah masa depan Indonesia, setiap keluarga yang tersenyum karena pelayanan seorang Bidan adalah bukti pengabdian yang tidak sia-sia.
Dalam arahannya Wakil Bupati Manggarai Timur, Tasisius Sjukur mengatakan hari ini kita tidak hanya merayakan sebuah ulang tahun organisasi, tetapi kita menghormati sebuah pengabdian. Pengabdian para bidan yang terkadang tidak terlihat oleh banyak orang, ada bidan meninggalkan kenyamanan rumahnya ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Ada bidan yang berjalan jauh melewati berbagai keterbatasan demi memastikan seorang ibu mendapatkan pelayanan yang aman, ada bidan yang menjadi tempat seorang ibu menemukan kekuatan ketika seorang ibu menghadapi rasa takut dan kecemasan. Semua itu bentuk pelayanan kemanusiaan yang sangat mulia, Lanjut Wabub Tarsi.
“Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan, Bidan Indonesia Garda Terdepan mengawal kesehatan Perempuan dan Keluarga, memiliki makna yang sangat kuat. Pemerintah menyadari bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak, tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah sendiri”
Dibutuhkan kolaborasi, dan komitmen bersama, Bidan memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat. Menjadi ujung tombak memberikan pelayanan kesehatan reproduksi, mendukung keluarga berencana, meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Beliau juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras yang diberikan.
“jangan pernah lelah untuk belajar dan meningkatkan kompetensi, karena tantangan kesehatan kedepan semakin kompleks dan membutuhkan tenaga kesehatan yang berkualitas”

Pemerintah Kabupaten Maanggarai Timur, berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat kemitraan dengan organisasi profesi. “ mari kita jalan bersama, bergandengan tangan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, berkualitas dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pembangunan kesehatan bukan hanya tentang angka dan program , tetapi tentang manusia, tentang kehidupan dan tentang harapan.
“Selamat Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia ke – 75, semoga IBI semakin maju, semakin profesional, semakin solid dan semakin besar kontribusinya dalam mengawal kesehatan perempuan dan keluarga di Indonesia dan di Kabupaten Manggarai Timur tercinta ini.”
Teruslah menjadi cahaya harapan bagi masyarakat, Bidan Indonesia mengabdi dengan hati, bekerja dengan ilmu dan hadir untuk kemanusiaan.
Turut hadir para Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Manggarai Timur, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cabang Manggarai Timur serta para utusan ranting IBI se kabupaten Manggarai Timur.
(Manggarai Timur MC//Diskominfo KMT/HE)
