Pertumbuhan ekonomi di kabupaten Manggarai Timur sejak tahun 2009 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Manggarai Timur terus mengalami peningkatan secara signifikan hingga mencapai 6,04 % pada tahun 2013 berdasarkan hasil penelitian AUSAID. Di bawah pemerintahan Bupati Drs. Yoseph Tote, M.Si dan Wakil Bupati Manggarai Timur Agas Andreas SH,M.Hum Kabupaten Manggarai Timur berhasil mencapai persentase pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara 21 kabupaten/kota di Indonesia. Indeks Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Manggarai Timur berada pada urutan 165 dari 546 Kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

 

Berbagai pencapaian di bidang ekonomi yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Manggarai Timur merupakan buah dari semangat “cengka Ciko” (membongkar keterisolasian) yang dipelopori Bupati Manggarai Timur Drs.Yoseph Tote M.Si.  

Salah satu penyokong utama pertumbuhan ekonomi di kabupaten Manggarai Timur adalah koperasi. Lembaga keuangan yang dijuluki soko guru perekonomian ini memainkan peranan tersendiri dalam menyelaraskan struktur perekonomian daerah. Koperasi diKabupaten Manggarai Timur dengan cepat mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi tingkat pengangguran terbuka, menurunkan tingkat kemiskinan, mendinamisasi sektor riil dan memperbaiki pemerataan pendapatan masyarakat.

Koperasi juga menjadi salah satu sektor yang turut mengambil bagian dalam meningkatkan pencapaian sasaran pada sektor perkebunan, energi, pasar tradisional, pendidikan, kesehatan dan pada indikator kesejahteraan masyarakat Manggarai Timur lainnya.

Jumlah koperasi terus mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun serta berdampak pada pencapaian pertumbuhan ekonomi di  kabupaten Manggarai Timur. Dalam data yang dirilis oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop-UKM) Kabupaten Manggarai Timur, Jumlah koperasai aktif per 31 Maret 2016 tercatat 88 koperasi dan tersebar merata di sembilan kecamatan dan telah mengantongi nomor badan hukum.

Koperasi-koperasi tersebut bergerak di berbagai jenis usaha, antara lain Koperasi Kredit (Kopdit), Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Koperasi serba Usaha (KSU), Koperasi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Koperasi Masyarakat Ekonomi Mandiri (Kopmen), Koperasi Konsumen, Koperasi Unit Desa (KUD), dan Koperasi Pegawai Negeri (KPN). Dengan jumlah anggota yang sudah mencapai ribuan orang, modal koperasi di Kabupaten Manggarai Timur sudah mencapai 178 Myliar Rupiah.

Koperasi menjadi lembaga keuangan yang mampu menjangkau sela-sela kehidupan ekonomi sehari-hari masyarakat Manggarai di Kabupaten Manggarai Timur. Koperasi sebagai usaha bersama atas dasar kekeluargaan memang mengandung sejumlah kelebihan dibanding lembaga keuangan yang lain. Prinsip pengelolaannya bertujuan memupuk laba untuk kepentingan anggota. Keuntungan koperasi melalui Sisa Hasil Usaha (SHU) akan dibagi secara adil kepada anggota. Melalui koperasi masyarakat bisa saling membantu membangun kehidupan ekonomi yang sehat tanpa mengorbankan aset-aset berharga yang dimiliki.

Keberhasilan koperasi dalam menciptakan iklim perekonomian masyarakat yang sehat pada akhirnya mendorong lahirnya berbagai lembaga prakoperasi di Kabupaten Manggarai Timur. Berdasarkan  data dinas Koperindag kabupaten Manggarai Timur per 31 Maret 2016 tercatat ada 141 lembaga prakoperasi yang tersebar di sembilan kecamatan. Berbagai lembaga prakoperasi ini telah menjalankan usaha sesuai dengan prinsip koperasi dalam sekala kecil serta menjadi cikal bakal lahirnya koperasi yang berbadan hukum.

Kebijakan Pemerintah Dalam Pemberdayaan Koperasi

Peran koperasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi mendapatkan perhatian penuh pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian,Perdagangan, Koperasi dan UKM (perindagkop-UKM) kabupaten Manggarai Timur. Dinas Perindagkop-UKM terus mengeluarkan berbagai program dan kebijakan dalam rangka mendukung peran  koperasi melalui program pemberdayaan dan intervensi anggaran.

Program dan kebijakan tersebut di antaranya: Penyedian bantuan dana bergulir. Bantuan ini bertujuan membantu menguatkan modal koperasi. Jangka waktu pegembalian bantuan ini adalah tiga tahun dan bunga yang dibebankan kepada koperasi sangat rendah. Selain itu, Dinas Perindagkop-UKM juga terus melakukan pemberdayaan koperasi dengan mengadakan kegiatan pelatihan anggota dan pengurus koperasi. Pelatihan ini ditujukan agar manajemen dan pengelolaan koperasi semakin baik.

Dalam rangka mendukung kemajuan koperasi di Kabupaten Manggarai Timur Dinas Perindagkop-UKM juga menerjunkan 40 tenaga pendamping koperasi. Para pendamping koperasi ini ditempatkan di setiap koperasi. Tugas mereka mendampingi koperasi dalam menggerakan roda usahanya.

Dukungan pemerintah daerah melalui Dinas Perindagkop-UKM Kabupaten Manggarai Timur juga diwujudkan dengan mengelontorkan bantuan fasilitas komputer untuk kelancaran urusan pengelolaan usaha dan data koperasi. Tidak hanya bantuan fasilitas, Dinas Perindagkop-UKM juga mengadakan pelatihan operasi program-program komputer yang berguna dalam pengelolaan keuangan dan data koperasi.

Selain itu, Dinas Perindagkop-UKM juga turun tangan memberikan rekomendasi kepada Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia untuk menurunkan bantuan sosial (Bansos) kepada koperasi-koperasi aktif di kabupaten Manggarai Timur. Dalam data yang dirilis oleh Dinas Perindagkop-UKM Kabupaten Manggarai Timur tercatat ada 18 koperasi yang sudah menerima bansos sejak tahun 2012 hingga 2014. Bantuan sosial yang bersifat hibah ini turun dengan nomenklatur Bantuan Pengembangan Koperasi Daerah Perkotaan dan Pedesaan.

Pengembangan Koperasi yang menjadi nomenklatur bansos ini dilakukan dengan memperkuat modal koperasi seperti halnya program dana bergulir dari Dinas Perindagkop-UKM Kabupaten Manggarai Timur. Beberapa kriteria kelayakan koperasi penerima bansos adalah: Sudah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), Berbadan Hukum, Jumlah anggota minimal 150 orang, dan Modal minimal 200 Juta Rupiah.

            Pengembangan Koperasi di Kabupaten Manggarai Timur oleh kementerian Koperasi dan UKM tidak hanya sebatas menggelontorkan dana Bansos. Kementerian menerjunkan program pengembangan usaha koperasi di bidang energi baru dan terbarukan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) kabupaten Manggarai Timur. Pengelolaan PLTMH ini diserahkan kepada koperasi dalam rangka menggerakan perekonomian masyarakat setempat.

Pembangunan PLMTH yang dilkelola koperasi ini bersumber dari dana Kementerian Koperasi dan UKM serta dari sharing APBD II Kabupaten Manggarai Timur. Pengelolaan PLTMH oleh koperasi memberikan manfaat ganda kepada masyarakat. Selain Kebutuhan akan energi listrik terpenuhi, masyarakat juga terbantu dari segi keuangan melalui koperasi.

Menurut Data dari Dinas Perindagkop-UKM, ada beberapa koperasi yang mengelola PLTMH di Kabupaten Manggarai Timur, yakni: KUD Borong Jaya (mengelola PLTMH Wae Lereng), KSU Mute Lestari (mengelola PLTMH Wae Woja), KOPMEN Manggarai Timur Sejahtera (mengelola PLTMH Wae Nampe), KSU Cinta Indonesia (mengelola PLTMH Wae Rana), KUD Poco Ranaka (mengelola PLTMH Wae Reming), KSU Tani Reje Lele (mengelola PLTMH Wae Lampang), KSU Gapoktan Langga Sai (mengelola PLTMH Wae Watu). Ketujuh PLTMH yang dikelola koperasi tersebut melayani kebutuhan listrik untuk 1366 rumah dan 6 fasilitas umum.

Ketujuh koperasi yang mengelola PLTMH telah dilengkapi dengan Business Plan sebagai cabang usaha lain. Bussiness plan yang akan dikelola oleh Koperasi tersebut adalah Mesin peralatan kopi, dan Usaha Kopi Basah dan Kopi Bubuk. Cabang usaha ini adalah peluang usaha koperasi untuk semakin berkembang dan meningkatkan kesejahteraan anggota.

Koperasi terus menunjukkan perannya sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dan media pembongkar keterisolasian masyarakat di Kabupaten Manggarai Timur. Selain PLTMH, beberapa objek vital ekonomi juga diserahkan pengelolaannya kepada koperasi. Beberapa pasar tradisional di kabupaten Manggarai Timur dikelola oleh koperasi yakni: Pasar Waerana (dikelola oleh Koprina Wae Rana), pasar Wae Lengga (dikelola oleh KUD Poco Nembu), pasar Pota (dikelola oleh KSU Tanah Rejelele Pota).

 Prestasi dan Penghargaan Untuk Koperasi Di Kabupaten Mangggarai Timur

Koperasi di kabupaten Manggarai Timur sudah beberapa kali mendapatkan prestasi. Dalam  data yang dirilis oleh Dinas Perindagkop-UKM Kabupaten Manggarai Timur Hingga Maret 2014 tercatat sudah ada 25 Koperasi yang mendapatkan predikat berprestasi dari Kementerian Koperasi dan UKM. Dari 25 Koperasi tersebut terdapat 6 koperasi yang menyabet akreditasi A dan 19 lainnya akreditasi B.

Salah satu prestasi yang dibanggakan dari koperasi Manggarai Timur adalah koperasi kopi yang berlokasi di Colol, kecamatan Poco Ranaka Timur. Buah karya koperasi ini telah berhasil mengangkat nama kopi Mangggarai Timur di level nasional. Dalam kontes kopi di banyuwangi pada bulan Maret 2016, kopi Arabica dan Robusta asal Manggarai Timur dinobatkan sebagai Kopi terbaik Indonesia 2016. Cita Rasa kopi Manggarai Timur berhasil menggeser posisi kopi yang berasal dari berbagai wilayah lain  di Indonesia.

Dalam proses usahanya, koperasi kopi membantu para petani mulai dari proses produksi hingga pemasaran Kopi. Melalui koperasi ini, kopi dari petani tidak lagi dijual kepada penadah atau pengusaha lokal melainkan dipasarkan melalui  Koperasi yang akan  melakukan penawaran kepada pembeli dari perusahaan.

Menariknya, hasil transaksi penjualan yang dilakukan oleh koperasi kopi akan menjadi milik petani kopi sesuai dengan dengan harga Jual. Strategi pemasaran seperti ini ternyata jauh lebih menguntungkan masa depan petani kopi, sebab  posisi tawar petani kopi melalui koperas jauh lebih baik.  Keuntungan lain yang bisa dinikmati oleh petani kopi adalah fasilitas pinjaman keuangan yang bisa  dibayar usai kopi dipanen oleh petani.

Agar kerjasama bisnis antara koperasi dan perusahaan bisa terus terjalin, koperasi terlibat secara langsung dalam berbagai program untuk menjaga mutu produksi kopi para petani mulai dari pra produski, produksi hingga pasca produksi. Langkah ini dilakukan oleh koperasi sebagai bentuk tanggungjawab untuk menjaga mutu produksi sesuai dengan tuntutan pasar kopi dunia.

Pendampingan petani dan prestasi yang diraih oleh koperasi kopi di Kabupaten Manggarai Timur merefleksikan  koperasi sebagai badan usaha mandiri yang telah menjadi bagian dari kehidupan ekonomi masyarakat Manggarai di Kabupaten Manggarai Timur.

Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang kian menggembirakan sehingga bukan hal yang mengejutkan jika pada tahun 2012 Kabupaten Manggarai Timur dinobatkan sebagai ‘Kabupaten Koperasi’ oleh kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Penghargaan ini sesungguhnya menggambarkan kenyataan yang tidak bisa dipungkiri keberadaannya, bahwa  pertumbuhan koperasi senantiasa berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang kian pesat.

Apresiasi pemerintah pusat terhadap pertumbuhan dan peran besar koperasi di kabupaten Manggarai Timur ternyata tidak pernah mengenal kata usai. Pada Tahun 2013 misalnya, Bupati manggarai Timur Drs. Yoseph Tote, M.Si lagi lagi mendapat pengakuan dari pemerintah pusat atas kerja kerasnya. Atas jasa jasanya ini Bupati Manggarai Timur Drs. Yoseph Tote M,Si  menerima  piagam penghargaan sebagai ‘Tokoh Koperasi’ dari Presiden Republik Indonesia  Susilo Bambang Yudhoyono ketika itu.

Koperasi dan Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Manggarai Timur

Peranan lembaga keuangan koperasi di Kabupaten Manggarai Timur sebagai daerah otonomi sangat penting. Koperasi telah memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian daerah.

Koperasi yang kokoh di daerah otonom ini telah  menjangkau lapisan bawah dari ekonomi rakyat.nDisamping itu juga koperasi mampu berperan menahan arus keluar sumber keuangan daerah ( Capital Fly ).

Koperasi telah menjadi media implementasi konsepsi cengka ciko yang diperjuangkan oleh Bupati Manggarai Timur, Drs. Yoseph Tote, M.SI. Koperasi telah bertransformasi menjadi badan usaha mandiri yang mengakomodasi kepentingan ekonomi masyarakat untuk bekerja sama. Pencapaian yang luar biasa dalam pertumbuhan ekonomi diperoleh sebagai langkah nyata  kerja sama diantara berbagai komponen masyarakat dengan koperasi sehingga kemandirian dibidang ekonomi bukanlah mimpi yang tak bisa diraih.

Koperasi telah menjad isalah satu  metode dari arah kebijakan politik Cengka Ciko yang berhasil mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat diKabupaten Manggarai Timur.

Koperasi diKabupaten Manggarai Timur dari waktu ke waktu terus bertumbuh secara signifikan dan menjadi amunisi untuk tetap menjaga kesejahteraan agar terus menjadi milik masyarakatnya. Koperasi pada akhirnya, adalah kisah tentang  kedaulatan ekonomi bangsa yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.    

Penulis: Pantaleon Maurus Natalius Saling (Anggota bakohumas Dinas Kominfo Kabupaten Manggarai Timur)

 

 


We have Android App!

Install Manggarai Timur App for better Browsing

Download

JDIH Manggarai Timur

NEWSLETTER

Please enable the javascript to submit this form

LOKASI KAMI :