
Borong - Media Center -Setelah melalui proses penjaringan, Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, akhirnya melantik Winsensius Tala menjadi Sekretaris Daerah (Sekda), Kamis (9/7/2026). Winsensius sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Timur.
Acara pelantikan berlangsung di Aula Setda Kabupaten Manggarai Timur, di Hadiri Wakil Bupati, Tarsisius Sjukur, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, unsur Forkopimda, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD Lingkup Kabupaten Manggarai Timur.

Hadir sebagai saksi PNS, Sekda Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo dan Penjabat Sekda Manggarai, Lambertus Paput, pimpinan BUMN dan BUMD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur.
Selain itu dihadiri mantan Sekda Matim, Boni Hasudungan dan Matheus Ola Beda. Pengangkatan dan Plantikan Sekda, Winsensius Tala berdasarkan Keputusan Bupati Manggarai Timur Nomor: BKPSDMD.821.2/826/Tahun 2026, tanggal 8 Juli 2026.
Mengawali Sambutannya Bupati Agas, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Boni Hasudungan yang telah purna bakti Sejak tanggal 30 juni 2026, atas jasanya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Setelah mengabdi selama kurang lebih 33 tahun.
Sekretaris Daerah memiliki posisi strategis, karena jabatan ini merupakan simpul utama yang menghubungkan kepemimpinan kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Bupati Agas menerangkan, Sekretaris Daerah merupakan jabatan pimpinan tinggi yang memegang tanggung jawab besar dalam mengoordinasikan penyusunan kebijakan daerah, memastikan sinkronisasi pelaksanaan program pembangunan, membina Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selain itu lanjut Bupati Agas, jabatan Sekda ini mengawal tata kelola keuangan daerah, memperkuat reformasi birokrasi, serta menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan. Sehingga seseorang yang dipercaya menduduki jabatan Sekda dituntut memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat.
"Sekda ini harus memiliki kemampuan manajerial yang baik, wawasan yang luas, integritas yang tinggi, serta kemampuan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Kepada Sekda yang baru dilantik, Bupati Agas berharap hendaknya dijadikan motivasi untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi, profesionalisme, serta semangat pengabdian yang tulus kepada masyarakat Kabupaten Matim. Juga memikul tanggung jawab yang tidak ringan.
"Saudara dituntut menjadi koordinator seluruh perangkat daerah, menjadi penggerak birokrasi, sekaligus menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai dasar ASN, yaitu berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,"
Bupati Agas menegaskan bahwa keberhasilan seorang Sekda tidak diukur dari seberapa banyak kewenangan yang dimiliki, tetapi dari seberapa besar perubahan positif yang mampu diwujudkan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut tercermin melalui meningkatnya disiplin aparatur, membaiknya kualitas pelayanan, meningkatnya akuntabilitas kinerja pemerintah, semakin baiknya pengelolaan keuangan daerah, serta semakin kuatnya budaya kerja yang berorientasi pada hasil.
Bupati Agas juga mengajak seluruh ASN Kabupaten Manggarai Timur untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat etika birokrasi, menjaga netralitas sebagai aparatur negara, menjunjung tinggi integritas, dan senantiasa memberikan pelayanan yang cepat, mudah, ramah, dan berkualitas kepada masyarakat.
Bupati Agas meminta dua hal kepada Sekda, yakni segera melakukan konsolidasi organisasi, melakukan pemetaan terhadap berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, menyusun langkah-langkah strategis, memperkuat koordinasi antarpimpinan perangkat daerah.
“Memastikan seluruh program prioritas pemerintah daerah berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu menjadi teladan dalam membangun budaya kerja yang mengedepankan integritas, kedisiplinan, keterbukaan, serta semangat melayani”
"Ke depan masih banyak pekerjaan besar yang harus Kita selesaikan bersama. Tidak ada keberhasilan yang dicapai oleh satu orang. Keberhasilan hanya dapat diwujudkan apabila seluruh jajaran pemerintah bekerja secara sinergis dan saling memperkuat,"
Bupati Agas percaya bahwa dengan semangat persatuan, kerja sama, dan pengabdian yang tulus, semua pasti akan mampu membawa Kabupaten Manggarai Timur menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan.
"Saudara Sekda, jagalah kepercayaan ini dengan penuh tanggung jawab. Jadikan jabatan ini sebagai ladang pengabdian untuk bekerja sebaik-baiknya bagi masyarakat Kabupaten Manggarai Timur," tutupnya
(Media Center//KominfoMatim//HE)

